Sabtu, 23 Juli 2011

KATA MOTIVASI

Jagalah pikiranmu, Karena pikiranmu akan menjadi ucapanmu!

Jagalah ucapanmu, Karena ucapanmu akan menjadi perbuatanmu!

Jagalah perbuatanmu, Karena perbuatanmu akan menjadi sifatmu!

Jagalah sifatmu, Karena sifatmu akan menjadi karaktermu!

Jagalah karaktermu, Karena karaktermu akan menentukan nasibmu…!!

-----

  • Disaat kita SEDIH itu berarti ALLAH sedang mengajarkan kepada kita betapa berharganya BAHAGIA.
  • Disaat kita SAKIT itu berarti ALLAH sedang mengajarkan kepada kita betapa berharganya SEHAT.
  • Disaat kita KESUSAHAN itu berarti ALLAH sedang mengajarkan kepada kita betapa berharganya KEMUDAHAN.
Alangkah bahagianya hamba yang selalu dalam bimbingan pengajaran dari Sang Pencipta.
Ya Allah ajarkanlah kepada kami apa-apa yang bermanfaat buat kami.
Amin Ya Robb.

-----

Jika kita tak bisa menjadi PENSIL tuk menulis kebahagiaan seseorang
Jadilah PENGHAPUS tuk menghilangkan kesedihan seseorang.

---

Orang yang paling baik adalah ketika berbuat salah, menyadari kesalahannya dan langsung minta maaf. Maka dari itu, menyambung silaturahim dapat memperluas rizky dan memanjangkan umur. (buletin Jum'at)



SMS PPPA

Jangan risaukan nikmat yang belum kita miliki.
Tapi risaulah akan nikmat yang belum kita syukuri.

-----

Andai kegagalan adalah bagaikan hujan, dan kesuksesan bagaiman matahari.
Maka kita butuh keduanya untuk bisa melihat pelangi.

-----

Carilah keberkahan dengan cara mencari rizki yang halal & menafkahkannya sebagian.
Inilah sebagaian cara dari mengimani-Nya dan takwa kepada-Nya.

------

"apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kpd-Nyalah kamu meminta pertolongan" (QS. An Nahl : 53)
Meskipun kita sibuk ikhtiar, semptkan hati utk berdzikir kpd Alloh niscaya akan tenang dan ditolong oleh-Nya".

--
Naungan bagi seorang mukmin pada dari kiamat adalah sodaqohnya. (HR. Ahmad).

----

Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah agar menjadi kaya.Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi bersyukurlah agar bertambah sukses. QS. 63 : 10-11).

---

Di atas langit masih ada langit. Kunci surga ada di dlm hati kita. Makhluk yg paling bisa bertahan hidup adalah yg paling cepat merespon prubahan. Selamat tinggal masa lalu, songsong masa depan. Mari kita berlomba2 dlm kebajikan. (Ateng)

===

Rasulullah bersabda : "Sebaik-baik kalian adalah orang yg paling baik terhadap keluarganya. Dan aku adalah yg terbaik diantara kalian terhadap keluargaku". HR Ibnu Majah No. 1967).
Mari bersemangat untuk menjadi manusia terbaik dg memberikan yg terbaik utk keluarga.
(Marwan)

---

Demi Allah, jika Allah memberi petunjuk kepadasatu orang melalui perantaraandirimu, hal itu jauh lebih baik bagimu daripada kekayaan yg sangat berharga (HR. Bukhari Muslim).

----

Meminta maaf tidak menjadikan hina, memberi maaf jgn membuat qta bangga, tpi saling memaafkan Insya Allah membuat qta mulia, TAQOBALLALLAHU MINA WA MINKUM (Wawan HW)

----

Ya Allah, di saat2 akhir Ramadhan yg mulia ini, jdknlah sdrku ini & kelrgnya termsk orang2 yg engkau rahmati, yg engkau ampuni semua slh, khilaf + dosanya & yg Engkau bebaskn dr api neraka. Berilah ksmptn bermnjt pd Mu utk mmhn ampunan. Trmlah setiap doanya, berilah ia sht agar dpt trs beribdh kpd-Mu & berilah pakaian taqwa srt ikhlas, sbr + istiqamah dlm beramal + beribdh. Amin YRA. (Dadiya)

----

Manusia yg paling lemah ialah orang yg tdk mampu mencari teman. Namun yg lebih lemah dari itu ialah orang yg mendptkan banyak teman tapi menyia-niakannya. (Ali Bin Abu Thalib).
UTHB

----

Orng yg paling baik adlh ketika berbuat salah, menyadari kesalahannya & lngsung minta maaf, maka dr itu, menyambung silaturahim dpt memperluas rizky & memanjangkan umur (Buletin Jum'at)

---

Hapunten lhir-btin nu kasuhun tina sgl paripolah sareng cariosn nu matak teumrenahkn hte, tina sgla sasangka anu goreng. Wilujeung boborab Idul Fitri 1430 H. Taqobbalallahu minna wa minkum, shiyaamana wa shiyaamakum waja'alana minal 'aidin wal faizin.

Bilih aya tutur saur nu teu ka ukur, reka basa nu pasalia, laku lampah nu teu merenah, nu ngaraheutkeun manah, ned adihapunten. Wilujeng boboran shiam 1430 H. (Adul)

----

Ya Allah...
Kuatkanlah iman dan taqwa km sbg hsl dr puasa Ramadhan yg tlh km lksanakan. Tingkatkkanlah keimanan dan ketaqwaan itu pd ms selanjutnya, agar km dpt menjd hamba-hambaMu yg shalihk yg gigih dan yg tidk mengenal putus asa dlm m'nghadapi berbagai ujian dan cobaan hidup. Berilah kami rahmat, maghfirah dan ridho-Mu yg berkepanjangan hingga kami menikmatinya selama hidup di dunia dan di akhiat. Amin. Taqabalallahu minna wa minkum taqobbal ya kariim. (Metta Zahra)

Kamis, 21 Juli 2011

SIAPA YANG MENGENDALIKAN HIDUP ANDA?

Bila diajukan pertanyaan kepada Anda, �Apakah Anda sendiri yang mengukir kisah hidup Anda, atau Anda membiarkan orang lain dan keadaan yang mengukir hidup Anda?� Kira-kira, apa jawaban Anda? Mungkin sebagian Anda akan menjawab, �Ya, tidak tahulah mas Jamil, tapi rasa-rasanya sih saya sendiri yang mengukir kisah hidup saya��

Untuk membantu menemukan jawaban itu, mari kita rujuk tulisan Scott Young. Dalam salah satu artikelnya Scott Young menuliskan beberapa ciri yang menunjukkan bahwa Anda dikontrol oleh orang lain atau keadaan. Pertama, Anda tidak menyukai pekerjaan Anda, tetapi Anda bertahan di tempat itu. Mengapa Anda bertahan? boleh jadi karena Anda sudah terlanjur merasa �aman� dan �comfort� dengan apa yang Anda dapatkan. Atau boleh jadi karena tekanan orang-orang di sekitar Anda.

Ciri kedua, hidup Anda selalu disibukkan dengan melunasi satu tagihan dan tagihan berikutnya. Parahnya lagi, apabila tagihan Anda semakin lama bukannya semakin berkurang tetapi malah semakin bertambah. Setiap saat debt collector dari koperasi, kartu kredit, bank, rentenir datang menghampiri rumah atau kantor Anda.

Ciri ketiga, Anda merasa bertanggungjawab untuk melaksanakan sesuatu yang sebenarnya tidak Anda sukai. Tapi mau tidak mau, harus dikerjakan.

�Nah, kalau begitu bagaimana caranya agar saya bisa mengukir kisah hidup saya sendiri?� Berikut saya kutip beberapa pendapat Scott Young dalam artikelnya tersebut.

Aturan pertama, jangan pernah biarkan siapa pun mendikte hidup Anda. Sekalipun ia adalah orangtua Anda, pasangan Anda, anak Anda, atasan Anda, atau siapa pun. Bersikaplah terbuka terhadap semua masukan dari siapa pun, namun pastikan bahwa keputusan final ada di tangan Anda. Termasuk diantaranya dalah urusan karir, pendidikan, hubungan, dan seterusnya. Ingatlah selalu, ini adalah hidup Anda, Anda-lah pemain utamanya, dan Anda kelak yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Sang Pencipta.

Aturan kedua, kendalikan keuangan Anda dan jangan biarkan uang yang mengatur Anda. Mengapa? Karena uang bisa menjadi sumber daya yang memajukan hidup Anda, atau menjadi penjerat yang mengatur hidup Anda. Kebebasan finansial bukanlah tentang kemampuan untuk bisa membeli seluruh barang mewah yang Anda inginkan di dunia, melainkan juga bisa berarti kemampuan menjadikan uang sebagai alat, dan bukan sebagai perusak hidup Anda.

Aturan ketiga, apa pun yang menjadi kekurangan Anda, yakinlah bahwa itu bisa dilatih dan ditingkatkan. Jadi, kalau ada yang mengatakan Anda kurang ini atau kurang itu, jangan pesimis. Tanamkanlah dalam pikiran Anda asumsi bahwa saat ini Anda hanya belum menggali secara maksimal kekuatan Anda di bidang itu. Setelah itu, belajar dan kembangkanlah diri Anda setiap waktu.

Semoga Anda sendirilah yang mengukir hidup Anda. (Jamil Azzaini)

Salam SuksesMulia

Kamis, 14 Juli 2011

TEMUKAN PASSION ANDA

Banyak orang yang membenci hari Senin. Ogah-ogahan berangkat beraktivitas. Bekerjapun hanya sekedar menjalankan kewajiban semata. Tak ada gairah, atau kalaupun ada, gairahnya sangatlah rendah. Hidupnya seperti zombie (mayat hidup) atau mungkin seperti robot, bekerja hanya rutin sesuai job description yang dibebankan kepadanya. Bila Anda mengalami gejala seperti ini, boleh jadi karena Anda bekerja tidak sesuai dengan passion Anda. Apa itu passion?

Menurut saya passion adalah ketika pikiran dan perasaan Anda menyatu dalam suatu gairah yang menggelora ketika beraktivitas dimana Anda sangat menikmati aktivitas itu serta puas bila bisa melakukannya dengan baik. Selain itu, Anda bersedia melakukan pekerjaan itu hingga melewati jam kantor bahkan sewaktu-waktu Anda rela tidak dibayar melakukannya. Andapun rela terus menerus belajar dan terus meningkatkan ilmu dan ketrampilan di bidang itu, bahkan menggunakan uang Anda sendiri. Atau bila disederhanakan, passion itu adalah perpaduan antara bakat, hobi, minat, gairah terhadap suatu aktivitas. Bila passion ini digabungkan dengan action maka akan menghasilkan 4-ta (harta, tahta, kata, cinta) yang terus menerus semakin tinggi.

Mengapa? Karena orang tersebut melakukan aktivitas itu dengan penuh gairah, cinta dan antusiasme yang luar biasa. Ia akan bekerja lebih keras dibandingkan yang lain. Ia akan belajar lebih bersemangat dibandingkan yang lain. Ia rela mengorbankan waktu, tenaga, uang bahkan terkadang jiwanya untuk melakukan sesuatu yang sesuai passionnya. Action yang didasari oleh passion akan menjadikan hidup Anda semakin bahagia. Anda akan semakin hanyut dengan pekerjaan itu. Anda akan semakin menikmati pekerjaan itu. Hidup Anda tidak hanya sekedar bertahan hidup. Tetapi hidup Anda terus bertumbuh. Selamat bagi Anda yang actionnya telah sesuai dengan passion Anda.

Bagi yang actionnya belum sejalan dengan passionnya, segeralah tetapkan waktu yang paling nyaman, duduklah sejenak: pikirkan hal-hal menarik tentang masa lalu Anda pikirkan apa yang benar-benar Anda minati, apa yang menjadi hobi dan kesenangan Anda, dan apa yang membuat Anda benar-benar bergairah, masa depan seperti apa yang benar-benar Anda impikan. Cari benang merah diantara jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu. Benang merah itulah yang akan menjadi petunjuk passion Anda. Terus ajukan pertanyaan-pertanyaan itu sampai Anda benar-benar menemukan jawabannya.

Jangan sepelekan hal ini, karena bila Anda menjalani hidup tanpa passion yakinlah semakin tua hidup Anda akan semakin gersang dan hampa.

Salam SuksesMulia!

JANGAN JADI BEO

by: Jamil Azzaini

Pernah Anda mendengar dongeng asal usul mengapa Beo selalu menirukan suara?
Jika belum, saya akan sedikit bercerita kepada Anda.

Dahulu kala, saat belum ada manusia, hewan-hewan berbicara dengan bahasa yang saat ini menjadi bahasa manusia. Lalu pada suatu hari, Sang Pencipta akan menciptakan manusia. Sang Pencipta kemudian mengutus Peri Penjaga Hutan untuk memberitahukan hal itu kepada para hewan. Isi pemberitahuannya adalah para penghuni hutan tidak boleh lagi berbicara dengan menggunakan bahasa yang selama ini mereka gunakan. Sebagai pengganti, mereka diizinkan untuk menciptakan bahasa mereka masing-masing dalam waktu seminggu saja.

Maka pulanglah penduduk hutan ke tempat masing-masing. Mereka mulai berpikir keras untuk mencari suara yang gagah dan cocok untuk mereka masing-masing. Hari demi hari penduduk hutan sibuk mencari-cari suara yang nanti akan mereka pakai. Singa yang telah dinobatkan sebagai raja hutan, lebih dahulu memilih suara mengaum. "Aouuuuum!!" katanya dengan gagah.

Penduduk hutan yang lain senang mendengarnya. Mereka merasa suara itu pas benar dengan bentuk tubuh singa yang gagah. Tapi, tidak semua hewan senang mendengarnya. Burung Beo yang usil malah menertawakan suara itu. "Hahaha, mirip orang sakit gigi," cetus Beo sambil tertawa terbahak-bahak. Singa sangat malu mendengarnya. Semua suara binatang yang ada selalu dikomentari dan dihina oleh Beo. Pekerjaan Beo hanya menjadi komentator dan menertawakan semua suara hewan.

Tak terasa sudah satu minggu. Penduduk hutan berkumpul kembali untuk mengumumkan suara yang mereka pilih. Peri Penjaga Hutan memanggil mereka satu per satu. Diantara semuanya, hanya Beo yang masih tertawa-tawa. Ia pikir teman-temannya bodoh, karena suara yang mereka pilih lucu-lucu.

Tibalah giliran Beo untuk mengumumkan suara barunya. Ia maju ke depan. "Mbeeeek!" jeritnya. "Hei itu suaraku!" kata Kambing. Yang lain tertawa. Beo tertegun. Ia baru sadar, selama ini ia terlalu sibuk mengejek teman-temannya sehingga lupa untuk mencari suaranya sendiri. Semua suara yang dikeluarkan beo ternyata sudah menjadi miliki binatang lain. Akhirnya ia menangis tersedu-sedu.

Dengan tersenyum Peri Penjaga Hutan berkata, "Sudahlah, kamu akan tetap kuhadiahkan sebuah suara. Tapi sebagai pelajaran, kau akan tetap menirukan suara orang, sehingga kau akan ditertawakan selamanya."

Insan SuksesMulia, sibuklah menjalani hidup Anda sebagai pemain, dan bukan sebagai komentator kehidupan orang lain. Bila tidak, suatu saat Anda akan menjadi bahan tertawaan orang sebagaimana burung beo dalam cerita tadi.

Salam SuksesMulia!

INVESTASI SEPANJANG MASA

Bagaimana bila saya tawarkan kepada Anda suatu investasi yang keuntungannya terus mengalir? Bukan hanya sampai tujuh turunan tetapi sampai hari kiamat? Bila bisnis itu benar-benar ada, apakah Anda mau mengambilnya? Sebagai manusia normal, saya yakin Anda akan berjuang keras untuk mendapatkan bisnis itu.

Setiap kita pasti akan meninggal. Dan bila itu terjadi semua aktivitas yang kita lakukan harus berhenti, termasuk beribadah kepada-Nya. Ini berarti sejak saat meninggal kita tak lagi bisa mendulang pahala. Benarkah? Tidak! Meski kita sudah terbujur kaku di dalam tanah, pahala masih bisa kita dapatkan. Dari mana? Dari anak-cucu kita, sedekah yang pernah kita berikan, dan ilmu yang pernah kita ajarkan dan amalkan.

Menurut hemat saya, jangan pernah kita melalaikan ketiga hal tersebut. Didiklah anakmu agar kelak ia menjadi generasi yang hebat, imannya kuat, pikirannya tajam, hatinya lembut, mentalnya sehat, dan kepeduliannya kepada orang lain kuat. Bagaimana memulainya? Pilih pasangan yang tepat untuk Anda, bina keluarga yang harmonis, didik anak sehingga memiliki karakter. Miliki waktu yang berkualitas untuk melakukan itu. Tidak mungkin anak Anda akan menjadi generasi hebat bila Anda hanya menggunakan energi sisa ketika mendidik mereka.

Bila Anda memperoleh penghasilan alokasikan untuk tiga keperluan. Keperluan masa kini, masa depan dan akhirat. Masa kini adalah keperluan kita sehari-hari. Masa depan adalah untuk memupuk investasi. Keperluan akhirat adalah sedekah dan amal jariah. Wajibkan pada diri Anda untuk selalu bersedekah khususnya untuk hal-hal yang strategis, meringankan dan mengangkat harkat dan martabat orang lain. Biasakan sedekah dan amal jariah menggunakan harta terbaik yang kita miliki, bukan dengan barang bekas.

Biasakan mengikat ilmu yang telah Anda miliki dengan mengajarkan dan mengamalkannya. Anda tidak perlu khawatir akan kehabisan ilmu. Sebab ternyata ilmu itu semakin dibagi akan semakin banyak dan mendalam. Jangan pernah berhenti mengajarkan dan mengamalkan ilmu yang telah Anda miliki. Selain itu, agar ilmu Anda juga diketahui oleh semakin banyak orang tuliskanlah dan sebarkanlah. (Jamil Azzaini)

Ingin dapat aliran pahala tiada henti? Didiklah anakmu, perbanyaklah sedekah, ajarkan dan amalkanlah ilmu yang Anda miliki.

Salam SuksesMulia!

Sumber : kubik.co.id

Rabu, 13 Juli 2011

INGIN SUKSES? SUKSESKAN ORANG LAIN!

by: Jamil Azzaini

Banyak orang ingin sukses tetapi cara memperolehnya tidak mencerminkan orang yang ingin sukses.
Apa cirinya?
Orang ini sibuk dengan dirinya sendiri. Dia fokus pada dirinya, dia tidak memperhatikan orang-orang di sekitarnya. Padahal kuncinya, "Bila Anda ingin sukses maka sukseskanlah orang lain!".

Andrew Carnegie, salah satu orang terkaya di dunia yang pernah ada, ditanya oleh seorang wartawan mengenai prinsip suksesnya. Beliau menjawab, "Gampang, untuk bisa menjadi kaya dan sukses terlebih dahulu Anda harus membuat karyawan kaya dan sukses!" Itulah mental sukses yang benar.

Bila kita hanya sibuk memperkaya diri dan hanya fokus pada diri sendiri tak bedanya kita dengan seorang bernama Qorun. Sibuk memperkaya diri, tak peduli dengan orang lain dan akhirnya hartanya ditenggelamkan oleh Sang Maha Kaya. Itulah sebabnya setiap temuan harta terpendam di bawah tanah sering disebut harta karun.

Mungkin Anda sudah pernah mendengar cerita ini, cerita tentang seorang petani juara yang selalu memenangi kompetisi. Petani ini sudah beberapa kali selalu menang dalam kompetisi hasil panen terbaik. Suatu saat seorang wartawan merekam kehidupan sehari-harinya, dari situ diketahui kebiasaan petani ini adalah memberikan bibit terbaik yang ia miliki kepada petani yang lain.

"Kenapa Anda memberikan bibit terbaik kepada petani yang lain? Bukankankah mereka adalah pesaing Anda?" tanya sang wartawan. Petani itu menjawab, "Benar, saya memberikan bibit terbaik kepada para petani agar mereka menanam dengan benih terbaik. Ketika mereka menanam dengan benih terbaik dan ketika serbuk sarinya tertiup angin dan menempel di tanaman saya maka saya memperoleh hasil yang terbaik pula. Tetapi bila saya menyimpan benih yang saya punya dan membiarkan petani lain menanam dengan benih yang tidak berkualitas dan akhirnya serbuk sarinya terbang mengenai tanaman saya maka saya akan memperoleh hasil panen yang mengecewakan," tambahnya.

Nah, insan SuksesMulia.
Anda ingin sukses?
Ingat-ingat kuncinya: "Sukseskanlah orang lain!"

Salam SuksesMulia